Sharing

Merancang Kegiatan Outing bagi Individu Autistik

Penulis: Yesi Riana | Kamis, 03 Juni 2021

Dalam artikel kali ini, Amy Kelly, Ibu dari seorang anak autistik yang juga berprofesi sebagai Direktur Keluarga / Layanan Masyarakat untuk Devereux Advanced Behavioral Health (salah satu penyedia layanan kesehatan nonprofit tertua dan terbesar di dunia) akan berbagi tips-tips untuk membuat aktivitas di luar ruangan bagi anak atau individu autistik. Kegiatan di luar ruangan atau aktivitas outdoor dibutuhkan oleh anak dan individu autistik, namun dapat menjadi sebuah tantangan tersendiri. Berikut adalah enam tips untuk merencanakan aktifitas yang menyenangkan bagi seluruh keluarga.

  • Buat Rencana

Persiapkan seluruh anggota keluarga, khusuhnya anak dengan kebutuhan khusus, dengan rencana aktifitas dalam seharian itu. Rencana itu harus dijelaskan secara verbal dan visual seperti melalui gambar, peta cerita dan jadwal, untuk menggambarkan acara lebih dulu bagi anak. Jika akan mengunjungi museum, Amy menyarankan menjelaskan acara melalui brosur museum tersebut.

  • Siapkan alat-alat

Sebelum anda keluar rumah, persiapkanlah sebuah tas dengan peralatan-peralatan outdoor yang penting. Peralatan ini harus mencakup perangkat komunikasi, komputer tablet untuk film atau permainan, mainan sensorik dan benda favorit lainnya yang akan membantu menenangkan anak. Jangan lupakan pakaian ganti, atau makanan atau camilan khusus untuk membantu anak bersenang-senang dan tetap tenang. Memiliki perangkat ini dapat membantu mencegah perilaku yang tidak diinginkan serta mencegah kecemasan.

  • Bersiaplah untuk pergi

Bahkan rencana yang dipersiapkan sangat matang pun bisa gagal. Orang tua harus bersiap untuk pergi lebih cepat. Membicarakan kemungkinan ini dapat dapat membantu dalam mempersiapkan ekpektasi dan menghindari emosi berlebihan saat harus pergi lebih cepat. Meski hal ini dapat mengecewakan, coba untuk fokus pada hal-hal baik yang terjadi hari itu.

  • Memiliki bantuan pengawas

Jangan mencoba melakukan segala sesuatunya sendirian. Penting untuk memiliki bantuan pengawas dewasa lainnya untuk melalui hari itu, khususnya jika anak yang dibawa lebih dari satu. Orang lain yang membantu bisa therapist dapat yang membantu kebutuhan anak dengan kebutuhan khusus, atau kakek yang dapat membantu mengurus anak yang lainnya. Jika bantuan-bantuan ini tidak tersedia, bantuan dari pengasuh juga dapat sangat membantu.

  • Keamanan yang paling utama

Cari informasi yang lengkap mengenai tempat yang akan dikunjungi dan amati kemungkinan apa yang dapat terjadi ditempat tersebut. Baik tempat itu taman, kolam renang, museum, taman dibelakang rumah, ketahuilah tempat yang akan dituju dan apa yang dapat persiapkan. Jika tempatnya luas dan anak yang dibawa memiliki kecenderungan untuk berjalan-jalan, taruh tag nama dengan nomer telepon dibelakang baju untuk berjaga-jaga. Jika anda pergi ketempat yang ramai, pastikan ada orang lain yang membantu mengawasi.

  • Perhatikan hal-hal detail

Hidup adalah tentang menikmati momen-momen kecil dalam kehidupan kita. Penting bagi keluarga dengan anak kebutuhan khusus untuk menemukan kebahagiaan dalam pencapaian-pencapaian sehari-hari. Menghargai waktu bersama sebagai keluarga, dengan berbagi momen, tawa, dan kekurangan adalah hal-hal yang membuat kenangan yang berharga.

Dengan tips-tips diatas, diharapkan setiap keluarga dengan anak dengan kebutuhan khusus, dapat merencanakan acara bersama keluarga dengan sedikit insiden-insiden yang tidak diinginkan. Agar waktu yang ada dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Kerja sama dan pemahaman yang baik adalah kunci dari segala seuatu.

Sumber: http://autismjourney.org/tips-for-a-successful-family-outing-with-your-child-with-autism-or-developmental-disabilities/

Penulis: Yesi Riana | Marketing di Community Music Center, Jakarta

Kerjasama dengan TA
Kritik & Saran
Ads on us
Iklan Tes Deteksi